Senin, 11 November 2019

Rinai Hujan oleh Citra Puteri

Rinai Hujan
oleh citra puteri

Dimasa rindu
Suara tak berbising
Menanti sabda menyerbak
Kehadiranmu disambut sumringah

Merindu
Berada dikuasamu
Menemani hari letih
Dikala tak ada yang mendengar

Bisikan lirih terdengar
Mengadah tersenyum pelita
Kau merasakan apa yang ku rasa
Kau mengerti apa yang ku inginkan

Kesendirianku kau temani
Kepedihanku kau nikmati
Ketangisanku kau hayati
Kesakitanku kau obati

Teruslah seperti ini
Hadir menemani sepiku
Ku membutuhkanmu
Hujan

Pergilah Kasih oleh Citra Puteri

Pergilah Kasih
oleh citra puteri

Semilar angin berhembus menyerbu
Memejamkan mata berilusi semata
Senyuman dinginmu menggetarkan relung hati
Ku merintih dalam hati mengharapkanmu ada disisiku

Gunung, angin lembut menjadi saksi
Bahwa ku merindukanmu
Dinginnya hari ini menyelimutiku
Menghalu mengharapkanmu masih ada disisiku

Ku lelah meratapi kepahitan
Menangisi kenangan yang hanya tinggal kenangan
Menangis tanpa buliran air mata, terdiam ditemani hujan pedihku

Mengapa ku harus terjatuh padamu?
Haruskah mencintaimu semenyakitkan ini?
Bisakah aku bahagia tanpamu?

Ternyata dirimu senja
Sekejab menghilang ditelan kabut kegelapan mencekam
Berharap kau melihatku sejengkal saja

Cinta
Satu kata sejuta kemuakan
Aku tidak ingin tertatih kesakitan seperti ini
Melihatmu bisa hidup tanpku

Miris
Ku menatap bayangan
Menertawai diri sendiri layaknya domino retak
Ku ingin bahagia walau itu tanpamu

Kini gunung, angin serta kabut
Menjadi janji bisu
Aku melepaskanmu
Dengan senyuman kepahitan